Growth Spurt Pada Si Kecil Bikin Mommy Pusing ? Ini Nih Yang Perlu Mommy Ketahui

Posted: 02 Jun 2022

Tau gak sih moms, Growth Spurt merupakan lonjakan pertumbuhan pada si kecil yang berjalan maksimal dalam waktu yang cepat lho moms. Hal ini biasanya terjadi selama beberapa hari sampai satu minggu lamanya. Yuk kenali tanda-tanda dan cara menghadapi growth spurt pada si kecil moms!

Sebelumnya klik save dulu ya moms, mungkin informasi ini tidak digunakan sekarang tapi dapat berguna di hari kedepan. Selain topik ini masih banyak loh informasi menarik yang sayang untuk dilewatkan!

Ini nih tanda-tanda si kecil mengalami Growth Spurt:

1. Frekuensi menyusu meningkat

Saat mengalami growth spurt, si kecil menjadi lebih sering menyusu. Jika biasanya mommy menyusui setiap 2-3 jam sekali, saat si kecil mengalami growth spurt mommy harus memberikan ASI setiap 1 jam sekali.

2. Pola tidur yang berubah

Saat tidur, tubuh si kecil memproduksi hormon pertumbuhan yang baik untuk tumbuh kembangnya. Sering kali saat mengalami growth spurt pola tidur si kecil berubah. Ada yang menjadi lebih sering tidur, atau malah sebaliknya.

3. Lebih rewel dan suka menangis

Saat mengalami growth spurt, si kecil akan lebih cepat merasa lapar dan kelelahan. Hal ini menyebabkan si kecil menjadi lebih rewel ya moms. Tangisan si kecil kadang juga disebabkan karena merasakan sakit otot dan tendon yang meregang dalam proses pertumbuhan fisiknya.

Kapan sih Growth Spurt pada Bayi terjadi?

1 sampai 3 minggu 6 sampai 8 minggu 12 minggu (3 bulan) 24 minggu (6 bulan) 39 minggu (9 bulan)

Nah, ini nih moms cara menghadapi growth spurt pada si kecil:

1. Menyimpan Stok ASI Perah

Saat si kecil mengalami growth spurt dan tingkat menyusu si kecil meningkat, maka mommy perlu menyiapkan stok ASI perah yang banyak untuk memenuhi kebutuhan ASI si kecil.

2. Minta Bantuan untuk Menghadapi Kerewelan Si Kecil

Si kecil cenderung menjadi rewel saat mengalami growth spurt dan mommy menjadi kesulitan untuk mengurusnya sendirian. Saat seperti ini mommy boleh lho untuk meminta bantuan dari suami atau anggota keluarga lain untuk bergantian mengurus si kecil. Dukungan keluarga berperan penting untuk menjaga mommy tetap fit nih moms.

3. Menjaga Pola Makan

Asupan makanan bergizi tidak hanya penting untuk menjaga produksi ASI ya moms, namun bisa menjaga stamina mommy agar tetap tangguh mengurus si kecil yang sedang mengalami growth spurt. Mommy bisa mengonsumsi makanan sehat kesukaan mommy agar tercegah dari stres dan suplai ASI tetap lancar ya moms.

Jadi, mommy harus siap ya untuk menghadapi si kecil yang mengalami growth spurt moms. Yuk share ke mommy yang lain, sama-sama terus belajar dan saling support untuk lulus mengASIhi selama 2 tahun!

Sumber:

https://id.theasianparent.com/growth-spurt-pada-bayi

Artikel Terkait