ASI BANYAK, NAMUN BERAT BADAN BAYI SERET?

Posted: 01 Jan 2024

Ternyata banyak yang mengalami, ingin ASI Deras ternyata banyak yang pengen ASInya banyak dengan melakukan pumping terus menerus, hingga menyebabkan overstimulasi, dan bahkan menyebabkan hiperlaktasi.

Apa itu hiperlaktasi?

Hiperlaktasi merupakan kondisi dimana produksi ASI melimpah lebih banyak daripada yang dibutuhkan oleh bayi. Hal ini dirasakan saat ibu menyusu atau memompa dimana aliran ASI terasa lebih deras daripada biasanya.

Nah, buat yang ngalamin hiperlaktasi, dan BB anaknya seret, biasanya karena saat nenen, bayi mendapatkan foremilk lebih banyak dibandingkan hindmilk. Foremilk betul bagus untuk bayi, tapi, bayi juga perlu hindmilk dan foremilk secara optimal untuk meningkatkan BBnya.

Bagaimana Supaya Bayi Mendapatkan ASI Secara Optimal Saat Hiperlaktasi?

Kalau lagi mengalami hiperlaktasi, kita ada suggest atau hacknya, biar bayi mendapatkan hindmilk juga, tapiii, mommy perlu untuk konsultasi ke konselor menyusui juga yaa, biar bisa dibantu solusi hiperlaktasinya. Tenang yaa, di mom uung konsultasi dengan konselor bersertifikat, 100% gratis, jadi gak perlu khawatir lagi.

Nah, hacknya gimana?

  1. Coba pompa sedikit saat akan menyusui, sampe PD terasa gak terlalu penuh ya. gak perlu sampe kosong, cukup sampe nyaman aja
  2. Susui bayi, pada 1 PD sampe terasa kosong, baru pindah ke PD lain jika dirasa kurang. Inget, jangan, pindah kanan-kiri-kanan-kiri yaa, itu yang bikin bayi kenyang foremilk aja.
  3. Jangan melakukan pompa setelah proses menyusui
  4. Stop dulu suplemen pelancar ASI
  5. Tetap rutin menyusui semau bayi.

Kenali juga, apakah bayi beneran menyusu atau ngempeng aja nih? kalo nyusu terdengar suara “glek-glek” nya, kalo bayi diem aja biasanya ngempeng. nah kalau di awal menyusui, atau bayinya masih newborn, boleh dibangunin ya, biar bayi kembali menyusu, biar kebutuhan ASInya juga terpenuhi

Nah, kalau udah tau ilmu penting kayak gini, jangan lupa share ke mommy lainnya juga ya!

Artikel Terkait