Mom Uung #PejuangASI

4 Faktor Penyebab ASI Berkurang, Mommy Wajib Tahu

2 min read

Penyebab ASI Berkurang

Setiap Mommy pasti ingin memberikan ASI berkualitas pada si kecil, tanpa kendala apapun. Apapun akan mommy lakukan agar proses pemberian ASI eksklusif lancar, mulai dari mengkonsumsi makanan bernutrisi, mengkonsumsi suplemen, hingga melakukan pumping.

Namun terkadang ada saja faktor yang menghambat pemberian ASI, salah satunya adalah ASI yang berkurang.

Berkurangnya produksi ASI dipengaruhi oleh berbagai faktor. Mulai dari kondisi kesehatan mommy, gaya hidup, hingga pola makan.

Mommy harus menghindari berbagai faktor tersebut agar ASI lancar kembali.

Berikut ini beberapa faktor yang menjadi penyebab berkurangnya produksi ASI. Simak ya moms.

4 faktor penyebab berkurangnya ASI

Perhatikan pola makan

ASI akan tetap mengandung DHA, asam lemak Omega 3, lemak, karbohidrat, mineral, vitamin, zat besi, dan kalsium, meskipun mommy hanya makan sedikit sekalipun.

Selain itu, ASI juga akan tetap mengandung senyawa imunitas untuk kekebalan tubuh bayi.

Dikutip dari The AsianParent Indonesia, dokter spesialis anak, Ariana Dewi Widodo mengungkapkan bahwa jika mommy kekurangan nutrisi, yang terkena dampaknya adalah tubuhnya sendiri.

Jika asupan makan kurang, ibu akan kekurangan zat gizi. Untuk produksi ASI, zat besi dan kalsium akan di ambil dari tubuh ibu, demi memberikan ASI sempurna untuk bayi” ujarnya.

Meski demikian, apapun yang mommy konsumsi akan berpengaruh pada produksi ASI.

Untuk itu, mommy harus memperhatikan pola makan yang sehat dan asupan cairan yang bisa membantu melancarkan produksi ASI sekaligus untuk kesehatan mommy.

Mommy bisa mencoba mengkonsumsi makanan yang sudah terbukti bisa melancarkan produksi ASI seperti oat, kacang almond, kacang arab, dan berbagai sayuran berwarna hijau gelap.

Selain itu, dikutip dari Very Well, mommy sebaiknya menghindari konsumsi dalam jumlah banyak beberapa herbal dan bumbu tertentu, seperti peppermint, daun sage, parsley, dan oregano.

Mengkonsumsi obat batuk yang mengandung peppermint atau menthol juga bisa mempengaruhi produksi ASI lho moms.

Perhatikan kesehatan

Kondisi kesehatan mommy, baik secara mental maupun fisik juga mempengaruhi produksi ASI.

Jika mommy sehat, istirahat cukup, dan berada di lingkungan yang membuat mommy bahagia dan nyaman, tubuh bisa fokus memproduksi ASI dengan baik.

Menjadi mommy memang sangat susah dan rentan kurang istirahat. Mommy harus mengurus rumah dan keluarga, menyusui si kecil dan mengurusnya mungkin sangat melelahkan.

Jika mommy lelah dan stress maka produksi ASI akan terganggu.

Disinilah mommy membutuhkan seorang Ayah ASI yang selalu siap membantu mommy agar tidak kelelahan dan bahkan stress.

Selain itu, kondisi medis tertentu juga bisa berpengaruh. Misalnya hypothyroid atau anemia juga bisa menyebabkan produksi ASI seret.

Gaya hidup tidak sehat

Gaya hidup yang kurang sehat seperti merokok dan mengkonsumsi kafein atau alkohol juga bisa menjadi penghambat produksi ASI.

Mengkonsumsi kafein sebenarnya tidak dilarang, namun mengkonsumsi kafein dalam jumlah banyak bisa menyebabkan dehidrasi dan menyebabkan ASI berkurang.

Selain itu, kafein yang dikonsumsi mommy akan keluar melalui ASI yang di minum si kecil, akibatnya dia akan susah tidur dan rewel.

Jika mommy hobi mengkonsumsi kafein, mungkin mommy bisa mencoba minuman alternatif kafein yang aman untuk ibu menyusui.

Jika mommy merokok, sebaiknya hindari merokok dua jam sebelum memberikan ASI, atau akan lebih baik jika mommy berhenti merokok.

Merokok bisa mengganggu produksi hormon oksitosin dalam tubuh. Merokok dengan bayi juga tidak baik untuk kesehatan si kecil lho moms.

Sama seperti rokok dan kafein, alkohol juga bisa mengganggu produksi hormon. Selain itu, sejumlah kandungan alkohol akan dikeluarkan melalui ASI dan masuk ke tubuh si kecil.

Bayi yang terpapar alkohol dari ASI berisiko mengalami gangguan tumbuh kembang.

Menurut penelitian, bayi yang lahir dari seorang ibu yang mengkonsumsi alkohol selama masa kehamilannya ada kemungkinan tumbuh menjadi anak yang hiperaktif.

Mengkonsumsi obat-obatan

Ada beberapa obat yang bisa menghambat produksi ASI. Untuk itu sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga ahli sebelum mengkonsumsi obat.

Pseudoephedrine, sejenis decongestant yang ada pada obat pilek, sinus, atau obat alergi bisa menyebabkan produksi ASI berkurang.

Jika mommy mengalami pilek, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter, obat apa yang aman dikonsumsi untuk ibu menyusui.

Nah, itulah 3 faktor utama penyebab produksi ASI berkurang.

Jika ada yang ditanyakan bisa langsung tanya di kolom komentar, instagam momuung.id atau melalui komentar di channel Youtube Mom Uung. Sampai jumpa di next artikel.


Referensi

  • Verywell Family, diakses pada 8 Oktober 2020, Breastfeeding and the Let-Down Reflex
  • Verywell Family, diakses pada 8 Oktober 2020, How to Manage Your Breast Milk Supply
  • The AsianParent Indonesia, diakses pada 8 Oktober 2020, 3 Faktor Utama yang Membuat ASI Berkurang, Busui Wajib Tahu!
  • Verywell Family, diakses pada 8 Oktober 2020, Common Causes of a Decreasing Breast Milk Supply
Avatar
Mom Uung #PejuangASI

One Reply to “4 Faktor Penyebab ASI Berkurang, Mommy Wajib Tahu”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau dapet info promo & tips dari Momuung tiap hari?
Yuk follow dan